Minggu, 17 Juli 2016

Bamboo "ngantuk" Rafting.

Loksado, mungkin ada yang tau ini nama apa? Bukan, ini bukan makanan, gado-gado itu.  Loksado itu nama suatu daerah yang ada di Kalimantan Selatan, sekitar 4 jam perjalanan dari Banjarmasin. Buat orang Kalimantan Selatan, mungkin Loksado ini cukup terkenal, karna di situ satu-satunya yang ada bamboo rafting. Selain itu juga, Loksado terkenal sebagai daerah wisata di sana karena letaknya yang di perbukitan, ibaratnya kayak puncak lah kalo di Jakarta mah.

Kebetulan, gak kebetulan sih ini, direncanakan.  Jadi beberapa waktu lalu pas gua maen ke Kalimantan Selatan ini, gua main juga ke Loksado, ngapain? Nonton Coldplay...

Ya gak lah

Gua ke sana buat main bamboo rafting, karna sejujurnya gua penasaran juga sih gimana bamboo rafting ini.  Menurut guide di sana, perjalanan bamboo rafting ini bakal memakan waktu sekitar 3 jam dari starting point sampai garis finish.  Sejujurnya gua sangat amat excited sih, karena..... ya emang excited aja.

Sekitar jam 8 pagi  mulailah kita jalan, karna kita ada 6 orang, jadilah dibagi ke dalam 2 bamboo rafting.  


5 lelaki sejati + 1 cabe-cabean profesional.
10 menit pertama kita semua sangat antusias, ada yang nyipratin air, ada yang tereak-tereak, padahal arusnya masih tenang. Ada juga yang ngibarin bendera OI ama Slank. Bentar, ini lagi bamboo rafting apa lagi konser cherybelle?




Setelah 10 menit pertama dengan arus tenang, datanglah arus yang lumayan membuat bamboo rafting ini bergoyang, makin excited lah kita semua.


Tapi keceriaan itu hanya berlangsung 20 menit pertama, setelah itu semuanya hampa.  Iya, ini seriusan.  Bamboo rafting yang gua kira bakalan seru bingiittss ternyata yaaa gitu doaang, mendingan rafting biasa. Rasanya kalo bisa turun tengah sungai, turun dah itu gua.  


Sudah mulai lelah, pemirsa.


Ternyata bukan gua doang yang ngerasa gitu, hampir temen-temen gua merasakan hal yang sama. Ijal malah tiduran di atas rafting, mas Budi yang awalnya semangat dengan foto-foto, sekarang terlihat diam dengan tatapan mata kosong..... Gua cuman berharap semoga dia gak kesurupan.



Tapi ada yang unik, karna setelah sampai garis finish ternyata rafting itu dibongkar lagi dan di bawa kembali ke starting point dan akan disusun di sana lagi.  Luar biasa emang perjuangannya, maklum lah kalo harga per rafting itu sekitar 350k kalo gak salah.

Yaahh gitulah ceritanya pas naek bamboo rafting.  Jangan percaya tulisan ini kalo kalian belom nyoba langsung, jarang-jarang kan bisa rafting sambil tiduran.

Kalau ada yang bilang kenapa tulisan gua pendek dan gini doang, yaaa karna emang raftingnya gitu doang. Gitu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to top