Minggu, 25 Desember 2016

Catatan Dari Belitung.

Andrea Hirata, Laskar Pelangi, Ikal...
Kalo gua sebutin nama-nama di atas, pasti udah tau daerah mana yang bakal gua tulis kali ini? Betul apa betul?



Gak bisa dipungkiri kalau pamor Belitung naik sejak pemutaran film Laskar Pelangi, film yang sempat menjadi film dengan penonton terbanyak dengan kurang lebih 4 juta penonton, wow wow wow. Walaupun keberadaannya sekarang udah digantiin sama film lain yaitu "Warkop Reborn".  Tapi menurut gua sih, dari segi cerita gua lebih milih Laskar Pelangi dibanding...... Bentar, kenapa gua jadi ngomongin film?

Okelah, back to topic. Jadi menurut gua Belitung harus berterimakasih sama Andrea Hirata dkk, karena mereka, kita sekarang jadi kenal Belitung. 

Nah, kebetulan kemaren gua ke Belitung gak sendiri, tapi bareng sama Nanda dan adek gua. Gua sama Nanda berangkat dari Jakarta, sedangkan adek gua berangkat dari Bangka. Yang belum tau kalo ade gua tinggal di Bangka bisa baca tulisan yang ini Bangka Pulau Penuh Sejarah 1 dan juga lanjutanya di sini Bangka Pulau Penuh Sejarah 2 . Ya perjalanan Alhamdulillah lancar-lancar aja, gua juga normal-normal aja selama di pesawat, gak merasa mau muntah atau mual (ini lebih ke gejala orang hamil sih dibanding orang yang jarang naik pesawat).

Perjalanan gua kali ini ada 4 orang selain gua. Ada kang Jamal, pemuda blasteran Sunda dan Suriah apa Afghanistan gitu. Ada juga teteh Novi, wanita pendamba kang Jamal. Ada anak SMA yang salah pergaulan, namanya Rion. Satu lagi yang terakhir ada pria keturunan Ghana yang menjadi tour leader dari Ridic Travelmate, the one and only bang Diki.


Bagus kan batu di belakang. (Kang Jamal dan Teh Novi)


Back to top